Nama : Jenni Farida
ID : 2010110003
Identitas Saya Yang Sebenarnya
Saya adalah seorang wanita. Benarkah? Ya tentu saja. Tapi apakah wanita itu? Apakah menjadi wanita adalah sebuah pilihan? Dan apa sebenarnya wanita menurut pemahaman saya?
Wanita adalah sosok yang kerap kali dianggap lemah, karena itu menurut beberapa persepsi wanita perlu dilindungi. Namun menurut saya persepsi tentang wanita sudah sangat melenceng dari jalurnya, baik dari pemikiran para pria ataupun wanita itu sendiri. Contoh kecil yang sering kali saya temui adalah ketika dalam angkutan umum. Pria sering menganggap wanita lemah tapi ketika melihat seorang ibu hamil, orang dengan keterbatasan fisik, ataupun orang lansia untuk berdiri dan memberikan tempat duduk mereka saja tidak mau. Biasanya pria yang seperti ini hanya pura-pura tidak lihat atau tidak dengar. Saya seorang wanita, dan saya dapat dengan senang hati memberikan tempat duduk saya bagi mereka yang saya anggap lebih layak duduk dari pada saya. Jadi apakah saya sebagai wanita merupakan lemah? TIDAK. Menjadi wanita memang bukan merupakah pilihan, saya menemukan identitas ini sejak saya dilahirkan dengan bentuk sebagai wanita. Namun hal terpenting disini adalah apakah anda sebagai wanita sudah melakukan tugas anda sebagai wanita? Wanita bagi saya adalah simbol dari kelemah lembutan hati, kehangatan, kecerdasan, keperdulian, kekuatan, dan perlindungan. Kelemah lembutan hati bukan berarti wanita itu ‘lembek’ tapi masalah emosi wanita mampu lebih cepat menangkap sinyal marah, sedih, kecewa yang ditunjukkan oleh orang yang ada dihadapannya. Kehangatan adalah hasil dari kelemah lembutan hati, sehingga dengan itu wanita menjadi lebih mudah mengerti perasaan orang lain dan mengerti bagaimana harus menempatkan diri. Kecerdasan berarti kemampuan yang dimiliki wanita untuk mampu memutuskan dengan pertimbangan matang dari hati dan pikiran. Keperdulian berarti wanita memiliki kemampuan untuk lebih memperhatikan apa yang ada disekitar mereka. Kekuatan berarti kemampuan untuk melakukan sesuatu lebih, kekuatan ini merupakan kekuatan jiwa untuk selalu peduli tidak mudah dihancurkan semangatnya dan bagi yang sudah berkeluarga wanita adalah penopang bagi suami dan anak-anaknya untuk dapat mepertahankan kekokohan rumah tangga yang rukun.
Saya sebagai seorang umat beragama Kristen. Identitas ini juga melekat dalam diri saya sejak saya lahir. Namun apakah agama itu? Mengapa agama ada begitu banyak dan dari semua agama tersebut mengapa saya harus beragama Kristen?
Kristen berarti pengikut kristus. Dalam kepercayaan Kristen, Kristus adalah pencipta semesta alam , yang memberi nafas kehidupan, dan yang sampai saat ini selalu mengalirkan berkatnya setiap hari. Jadi apakah agama sebenarnya? Secara teoritis agama adalah suatu kepercayaan yang di anut oleh seseorang. Tentu saja bila ditanyakan mengenai agama secara individual akan muncul banyak pendapat. Bagi saya sendiri, saya pun baru saja menemukan apa itu agama sebenarnya, agama adalah cara ternyaman seseorang untuk berhubungan dengan Tuhan dan mendapatkan kepuasan hati dan jiwa. Dahulu saya sering bertanya kepada diri saya sendiri. Mengapa saya beragama Kristen? Apakah karena orang tua saya juga beragama Kristen? Dulu pernah ada yang menanyakan saya hal tersebut kepada saya, karena saya belum menemukan jawaban yang sebenarnya saya hanya menjawab “orangtua saya Kristen jadi saya Kristen”. Saya pun berlalu meskipun saya tau orang tersebut seperti tidak puas dengan jawaban saya. Hal ini sering menjadi perdebatan dalam diri saya. Mengapa harus Kristen? Namun saya akhirnya menyadari bahwa menjadi seorang Kristen bukan pilihan orang tua saya, tapi pilihan saya. Dengan beribadah ke gereja, berdoa, dan membaca alkitab membuat saya mendapatkan kepuasaan hati dan ketenangan jiwa yang hanya saya dapatkan setelah beribadah. Inilah yang menjadi alasan kuat saya yakin bahwa saya beragama Kristen adalah pilihan saya dan bukan orang tua saya.
Begitu pula dengan teman – teman lain yang sedang dalam kebingungan mencari identitasnya. Tetaplah mencari dan jangan terpengaruh stereotype yang muncul disekitarmu, justru munculkanlah stereotype baru mengenai identitas yang kamu yakini. Beritahu sekitarmu melalui dirimu arti sebenarnya dari seorang wanita ataupun pria. Seorang Kristen ataupun Muslim atapun Hindu ataupun Budha. Selamat mencari identitasmu. =)


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda